Saat trading pakai Cryptohopper, dana kamu harus ditempatkan dengan benar di exchange crypto pilihanmu. Lokasi spesifiknya beda-beda tiap platform trading, dan kalau salah taruh bisa bikin error trading atau bot nggak akses dananya.
Syarat Dana di Exchange
Binance: Taruh dana di Akun Spot kamu. Buat sub-account, aktifin izin trading buat semua koin daripada cuma whitelisting koin tertentu biar nggak error. Koin yang di-stake nggak bisa ditrading.
Binance US: Taruh dana di Akun Spot kamu. Koin yang di-stake nggak bisa ditrading.
BingX: Taruh dana di Akun Spot kamu. Buat sub-account, aktifin izin trading buat semua koin daripada cuma whitelisting koin tertentu biar nggak error. Koin yang di-stake nggak bisa ditrading.
Bitfinex: Taruh dana di Wallet Exchange kamu atau sub-account yang aktifin trading. Koin yang di-stake nggak bisa ditrading.
BitMart: Taruh dana di Wallet Spot kamu atau sub-account yang ngizinin trading semua koin biar nggak error. Koin yang di-stake nggak bisa ditrading.
Bitvavo: Dana otomatis ditempatkan dengan benar. Beberapa koin yang di-stake bisa ditrading, tapi ada juga yang nggak, jadi cek dulu sebelum di-stake.
Bybit: Taruh dana di Akun Spot kamu. Buat sub-account, aktifin izin trading buat semua koin daripada cuma whitelisting koin tertentu biar nggak error. Koin yang di-stake nggak bisa ditrading. Catatan: Akun Copy Trading nggak kompatibel sama Cryptohopper.
Coinbase: Taruh dana di Akun Default kamu. Buat Portofolio (sub-account), pastiin kamu ngasih izin trading semua koin biar nggak error. Koin yang di-stake nggak bisa ditrading.
Crypto.com: Taruh dana di Akun Master kamu atau sub-account. Exchange ini ngedukung banyak jenis trading (margin, futures) dari satu akun, ini bisa bikin masalah saldo nggak cukup kalau pakai jenis trading selain Spot. Dana soft staking bisa ditrading, tapi dana locked staking nggak bisa. Pastiin sub-account ngasih izin trading semua koin.
HTX: Taruh dana di Akun Spot kamu atau sub-account. Selalu pastiin kamu ngasih izin trading semua koin.
Kraken: Taruh dana di Wallet Spot kamu. Buat sub-account, pastiin kamu ngasih izin trading semua koin. Beberapa koin bisa di-stake dan ditrading (kalau Auto-Earn aktif) tapi ada juga yang nggak (locked staking).
KuCoin: Taruh dana di Akun Spot kamu. Buat sub-account, aktifin izin trading buat semua koin daripada cuma whitelisting koin tertentu biar nggak error. Koin yang di-stake nggak bisa ditrading.
OKX: Taruh dana di Akun Spot kamu. Buat sub-account, aktifin izin trading buat semua koin daripada cuma whitelisting koin tertentu biar nggak error. Koin yang di-stake nggak bisa ditrading.
Poloniex: Taruh dana di Akun Spot kamu atau sub-account. Selalu pastiin kamu ngasih izin trading semua koin.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Dana Nggak Kelihatan Setelah Setup?
Segera hubungin Dukungan Cryptohopper. Tim kami bakal bantu kamu nyambungin exchange dengan bener lewat Fast Connect (direkomendasiin) atau API Keys.
Kenapa Pakai Sub-Account?
Sub-account ngehindarin campur tangan bot dengan misahin dana. Contohnya, alokasiin 50% buat bot trading aktif dan 50% buat rebalancing Portfolio Bot tanpa bentrok saldo antar strategi.
Semua Exchange Support Sub-Account Nggak?
Nggak, ketersediaan sub-account beda-beda di tiap exchange. Cek opsi akun di platform kamu.
Ada Opsi Trading Gratis Nggak?
Ada! Pengguna Crypto.com bisa akses bot trading (fitur langganan Explorer, kecuali backtesting) dan Portfolio Bot gratis, dengan gratis biaya $9 Cryptohopper buat Copy Bot (harga seller marketplace tetap berlaku).
